Rabu, 22 Mei 2013

Permainan Bahasa Indonesia: Kata Baku

Mengajar Menyenangkan dengan Permainan
Bikin Siswa Semangat 
oleh: Hari Untung Maulana



PERMAINAN
Kata Bakuku
(maksudnya... Kata Baku Saya)

PERSIAPAN
1.      Guru menuliskan sebuah kata baku (wajib baku) di kertas kosong. 
      Kata tersebut harus terdiri atas 5 huruf dan tidak ada satupun huruf yang diulang, contoh: B U N G A,    R U S A K, dan P U T I K. Jangan sampai siswa tahu kata yang guru tulis.
2.      Guru membagi kelas menjadi 5 kelompok
3.      Guru menjelaskan cara bermain.
CARA BERMAIN
  1. Siswa harus menebak kata yang dimiliki guru
  2. Cara menebak adalah siswa mengajukan satu buah kata, yang terdiri atas lima huruf juga, dan tidak ada satupun huruf yang diulang juga.
  3. Guru memberi tahu berapa jumlah huruf yang sama dari kata yang diajukan siswa dengan kata yang dimiliki guru.
  4. Giliran kelompok berikutnya.
  5. Setiap memulai di satu kelompok, guru meminta penegasan, kelompok tersebut mau menjawab atau mengajukan.
  6. Jika menjawab (maksudnya, menebak katanya) dan salah maka dilewati satu putaran dan guru cukup mengatakan salah atau benar, jangan diberi tahu jumlah huruf yang sama. Jika benar maka kelompok itulah pemenangnya.
  7. Jika mengajukan (maksudnya, memberikan kata untuk dihitung jumlah hurufnya), maka guru hanya menghitung jumlahnya dan beri tahu pada kelompok yang bertanya. Kelompok yang lain boleh tahu.
  8. Pastikan semua kelompok ikut mencatat jawab dari guru.

CONTOH
Guru memiliki kata KASUR.  

Klp 1 mengajukan MERAH, maka guru menjawab hanya ada 2 huruf yang sama dengan milik saya.

Kelompok berikutnya, Klp 2 mengajukan PUTIK. 
Guru menjawab hanya ada 2 huruf yang sama dengan milik saya. 

                 (begitu seterusnya, setiap kelompok akan mencoba menebak huruf apa yang dimiliki guru 
                  dengan sebanyak-banyaknya mengajukan kata)

Berikutnya kelompok 3 berniat menjawab (bukan mengajukan) yaitu kata SURAM. 
Guru mengatakan salah dan dilewati satu putaran. 

Jika ada kelompok yang mengajukan kata RUSAK. Maka ini adalah saat guru dapat membangkitkan suasana tegang dengan mengintimidasi kelompok tersebut untuk menjawab atau mengajukan. 

Jika kelompok tersebut tertarik untuk menjawab dan menjawab RUSAK. Meski huruf-hurufnya sama tetapi jawabannya salah, karena kata yang disimpan bukan itu. Jika mengajukan maka guru bilang salah.

Permainan ini terus berlangsung sampai ada kelompok yang menjawab tepat.

Jadi setelah kelompok 5 mengajukan kata, maka kembali ke kelompok 1 lagi, begitu seterusnya

Poskan Komentar